SCHIZOPHRENIA PART I
The First
Maaf kemaren2 sudah lama nggak nulis di blog lagi...............................maaf deh kalo maksudnya disini adalah aku baru sekali nulis.
Sekarang aku lagi liburan...jadi punya deh waktu yang cukup untuk nulis lagi. ^_^
Kemaren2 ada satu hal yang aku dapatkan dan menurut aku penting untuk aku beritahukan kepada siapa saja yang buka dan membaca halaman ini!!!!
Apakah anda pernah mendengar istilah Schizophrenia????
Saya rasa sebagian pasti pernah mendengar tentang ini dan sebagian lagi mungkin tidak. Sayapun baru menemui istilah ini setelah baca buku cado2 dan masuk ke blok jiwa.
Tapi dari kata inilah saya menemui hal yang menurut saya menarik dan perlu anda ketahui!!!!!!!!!!
Inti dari Schizophrenia atau tulisan indonesianya Skizofrenia adalah gangguan jiwa yang lebih sering orang kenal dengan GILA!!
Tapi setelah skill lab pertama blok kemaren di RS Ernaldi Bahar, pendapatku terhadap orang gila agak sedikit berubah. Dr. Deddy menampilkan salah satu pasiennya, sama sekali tidak naampak seperti ada gangguan jiwa. Sumpah, kukira dia ini gangguan jiwanya sudah minimal........ternyata.....-_-........au ah gelap.
Dari perkenalan dengan kami, semua tampak normal. Dia menceritakan namanya, alasannya masuk ke rumah sakit karena kata orang dia gila, berapa kali masuk rumah sakit dan sebagainya. O ya, sebelumnya kami dipesankan oleh dr. Deddy untuk tidak tertawa atau bertindak yang melecehkan. Ya iyalah, diakan manusia juga, tapi kalo soal ketawa........ kayaknya dari awalan ini tidak ada yang perlu untuk tertawa. Mungkin supaya dia tidak tersinggung kalee -_-.
Terus dia cerita sebelum masuk rumah sakit dia suka ngamuk-ngamuk, barang-barang di salonnya jadi rusak, tapi setelah masuk rumah sakit sudah tidak lagi. Jelas saja ini masih waras kan ??!
Tapi, sebagai seorang psikiater senior, dr. Deddy mulai anamnesis yang lebih menjurus. Hasilnya............ EngingEng...................................
Ketika ditanya siapa suaminya dia jawab dr. Ali Ghanie........ wew, jelas bohong banget ihhh. Nama anaknya Amirudin inoed(bupati kalee), dia cerai gara- suaminya selingkuh. Terus dia kawin lagi sama dr. Hermansyah. Dua-duanya profesor Boo. Ihh, canggih bener seleranya ye.
Pendidikannya terakhir di jepang Fakultas kedokteran, terus jadi hakim. Weleh2 aku mulai sadar kalo ada yang mulai ga’ beres. Yang paling aneh tetep aja pertanyaan dr. Deddy yang terakhir tentang kenapa masuk rumah sakit lagi. Katanya waktu lagi berenang, ada pesawat lewat terus dilindes pesawat jarinya. Dem, jelas sudah.
Tapi, walaupun dia ada apa-apanya tetap juga dia manusia, punya rasa punya hati walaupun agak sedikit terganggu. Aku tebak-tebak sih mungkin dia jadi gila karena suaminya main Gila :-P.
Aku sampaikan kepada suami-suami yang suka main gila alias selingkuh, Tak selamanya selingkuh itu indah apalagi kalo istrimu yang sah jadi kena gangguan jiwa. Apalagi gangguan kejiwaan ini bisa menular. Yang jelas bukan seperti infeksi virus atau bakteri tetapi lewat pola asuh, terutama kepada orang yang dekat dengan mereka seperti anak.
Aku sarankan untuk para pembaca yang menemui seseorang dengan Ambivalence(keragu-raguan), Flight of Ideas(pikiran yang melompat2), Incoherensi, Deteriorasi(penurunan kemampuan), bicara sendiri, Ilusi, Halusinasi, dan Waham, yamg terus menerus dalam jangka waktu lebih dari satu bulan, bisa dipastikan dia menderita schizophrenia. Untuk lebih jelasnya lihat buku PPDGJ III.
Jangan dihina jangan dipermalukan. Dia tetap manusia sama seperti kita. Jika dia salah satu anggota keluarga kita sayangilah ia bahkan lebih dari biasanya, karena ni dapat membantu mempercepat penyembuhanya. Bawalah dia ketempat yang seharusnya(RSJ) untuk membantu kesembuhannya.
Tapi ada satu yang tak kumengerti. Apakah suka itu tidak mengenal batas. Bayangakan aja pasien kita ini sudah terganggu juga masih aja demen sama Prof. Ali dan Prof. Hermansyah. Kelewat cakep kali ya ^_^............................................atau mungkin dia ini mantan pasien Prof. Ali dan Prof. Hermansyah, jadi ingatnya cuman sama yang ini aja. Hmmm.............Kalo menurut aku sih masih karena beliau-beliau ini kelewat cakep kali. Maaf ya Prof ^_^.
Edisi selanjutnya dalam Schizophrenia part II
à Fenomena ECT, Pilih Yang Berguna Atau Yang Tidak Kejang !!!

